Blog ini merupakan tugas mata kuliah SIP (Sistem Informasi Pariwisata) Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Semester-5

Minggu, 10 Desember 2017

Toraja Utara dan Pariwisata Potensial

Toraja utara


Kabupaten Toraja Utara merupakan salah satu Kabupaten dari 24 Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang dibentuk sesuai dengan Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2008. Kabupaten Toraja utara terletak di antara;  2o35’’ LS  – 3o15’’ LS dan 119o – 120’’ Bujur Timur.Luas wilayah Kabupaten Toraja utara 1.151,47 km2 terdiri dari Hutan Lindung 47.900 Ha, Hutan Rakyat 5.260 Ha, 12.790,93 Ha, Kebun 14,620 Ha. Permukiman warga seluas 9.865 Ha.
Batas Wilayah Kabupaten Toraja Utara;

1.        Sebelah Utara    : Berbatasan dengan Kabupaten Luwu dan Propinsi Sulawesi Barat  
2.        Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kabupaten Tana Toraja
3.        Sebelah Timur   : Berbatasan dengan Kabupaten Luwu
4.        Sebelah Barat     : Berbatasan dengan Sulawesi Barat

Secara umum kondisi topografi Toraja Utara berada di ketinggian karena berada pada ketinggian 704 – 1.646 meter diatas permukaan air laut, dan merupakan daerah kabupaten/ kota yang kondisi topografinya paling tinggi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Toraja utara tidak memiliki wilayah laut sebagaimana tipikal sebuah daerah ketinggian. Dengan kondisi tersebut Toraja Utara termasuk daerah beriklim tropis.

Terdapat beberapa hewan khas dari Sulawesi yaitu anoa, babi rusa, dan burung maleo namun hanya babi rusa dan anoa yang pernah di temukan di Toraja. Selain hewan-hewan tersebut juga ada Burung elang, burung bangau, dan burung kakaktua yang hidup bebas di  Toraja namun kini populasinya semakin terancam akibat perburuan liat maupun dampak dari pemanasan global. Ada hewan yang di sakralkan di Toraja yaitu kerbau atau yang biasa dikenal oleh warga lokal dengan nama tedong. Salah satu jenis tedong yang terkenal adalah tedong albino yang harganya ditaksir bisa mencapai harga sebuah mobil.  

A.      Industri Pariwisata
Kabupaten Toraja Utara merupakan daerah pariwisata yang cukup terkenal di mancanegara karena adat dan budayanya, salah satu budaya yang membuat wisatawan mancanegara tertarik mengunjungi daerah Toraja Utara adalah upacara kematiann atau yang dikenal dengan sebutan ‘Rambu Solo’. oleha karena itu selain sarana pendidikan diperlukan juga sarana akomodasi dan restoran untuk menunjang aktivitas masyarakat terutama di bidang pariwisata. Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Toraja Utara dari tahun ke tahun terus meningkat. Tahun 2014 wisatawan yang berkunjung sebanyak 112.580 wisatawan meningkat menjadi 131.037 orang atau meningkat sebesar 16,39 persen. Jumlah tersebut terdiri dari Wisatawan nusantara sebanyak 87.462 orang dan wisman 43.575 orang. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Toraja Utara berasal dari berbagai negara. Wisatawan terbanyak berasal dari Negara Perancis sebanyak 5.198 orang atau 11,93 persen dari total wisatawan mancanegara yang berkunjung. Guna menunjang pembangunan sektor pariwisata di Toraja Utara, tersedia sejumlah fasilitas akomodasi seperti hotel berbintang sebanyak 13 unit dan non bintang 24 unit. Pada tahun 2015 jumlah hotel berbintang bertambah 2 hotel sementara melati berkurang sebanyak 3 penginapan.

Fasilitas Akomodasi dan Penginapan, 2013-2015

Uraian
2013
2014
2015
Hotel Bintang
11
11
13
Melati
27
29
24
Sumber: Toraja Utara dalam Angka, 2016 dalam Statistik Daerah Kabupaten Toraja Utara 2016 (www.torutkab.bps.go.id)

Kebutuhan makan dan minum merupakan kebutuhan setiap makhluk, begitupun dengan wisatawan. Pengeluaran wisatawan salah satunya tertinggi karena memenuhi kebutuhan makan dan minum selama berada di daerah yang menjadi daerah tujuan wisata. Berikut adalah daftar restoran dan rumah makan yang ada di Kabupaten Toraja Utara menurut data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ).

Daftar Restoran dan Rumah Makan di Kabupaten Toraja Utara

NO
Resto dan RM
Alamat
1
Restoran Cerebes
Jl. Paku Balasalu Bolu – Rantepo
2
Restoran Eranbatu
Jl. Pongtiku - Eranbatu – Rantepao
3
Restoran Mambo
Jl. Sam Ratulangi – Rantepao
4
Restoran Riman
Jl. Andi Mappanyukki – Rantepao
5
Restoran Rimiko
Jl. Andi Mappanyukki no.115 – Rantepao
6
Restoran Saruran
Jl. Andi Mappanyukki – Rantepao
7
Restoran Gazebo Malango'
8
Restoran Monica
Jl. Poros Rantepao – Makale
9
Restoran Dapo'ta
Jl. Poros Rantepao – Makale
10
RM. Satria Desa
Jl. Diponegoro no.15- Rantepao
11
RM. Pondok Bambu
Jl. Poros Rantepao – Makale
12
RM. Padakita
Jl. Diponegoro no.37 – Rantepao
13
RM. Sari Kostan
Jl. Kostan no.22 – Rantepao
14
RM. Padang Maramtama
Jl. Diponegoro no.58 – Rantepao
15
RM. Lesehan Asmaul Husna
Jl. Poros Rantepao – Makale
16
RM. Perdana
Jl. Monginsidi – Rantepao
17
RM. Madinah
Jl. Diponegoro no.40 – Rantepao
18
RM. Baroka
Jl. Sawerigading no.19 – Rantepao
19
RM. Sikamali
Jl. Poros Rantepao – Makale
20
RM. Ayam Penyet
Kota Rantepao
21
Café Chimski
Kota Rantepao
22
Café Aras
Kota Rantepao
23
Café Kinaya
Kota Rantepao
24
The House Café
Kerassik
25
Café Resto Christo
Sumber: Data PHRI

Selain kebutuhan akan makan dan minum, wisatawan juga membutuhkan tempat untuk tinggal selama berada di daerah tujuan wisata. Selaian  pengeluaran makan dan minum, pengeluaran yang di keluarkan wisatawan yang terbesar adalah akomodasi. Pemenuhan kebutuhan akan tempat tinggal wisatawan seyogyanya dapat di fasilitasi dan di regulasikan oleh pemerintah daerah. Berikut adalah tabel daftar akomodasi di Kabupaten Toraja Utara menurut Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI ).

Daftar Akomodasi di Kabupaten Toraja Utara

NO
Nama  Hotel/Wisma
kamar
Alamat
1
Toraja Heritage Hotel
124
Jl. Kete' Kesu PO Box 80 Rantepao
2
Hotel Misiliana
101
Jl. Pongtiku. Rantepao
3
Hotel Marante Toraja
99
Jl. Jurusan Palopo PO Box 52 Rantepao
4
Hotel Toraja Prince
60
Jl. Jurusan Palopo. Rantepao
5
Hotel Luta Resort
36
Jl. Dr. Sam Ratulangi, Rantepao
6
Hotel Hiltra
36
Jl. Pramuka No. 70, Rantepao
7
Hotel Pison
31
Jl. Pongtiku II/8. Rantepao
8
Hotel Rantepao Lodge
30
Jl. Rura Pao Eranbatu. Rantepao
9
Hotel Indra Toraja
29
Jl. Lando Rundun. Rantepao
10
Hotel Nonongan
28
Jl. Pongtiku. Rantepao
11
Hotel Pia's Poppies
22
Jl. Pongtiku. Rantepao
12
Hotel Torsina
18
Jl. Rura Pao Eranbatu. Rantepao
13
Hotel Madarana
16
Jl. Sa'dan. Rantepao
14
Niel Hotel
13
Jl. Poros Makale – Rantepao
15
Hotel Marlin
16
Duta 88 Cottage
7
Jl. Sawerigading No.12. Rantepao
17
Family Homestay
4
Jl. S. Tappang. Rantepao
18
Mace Homestay
4
Jl. Tengkosituru. No. 4. Rantepao
19
Wisma Kambuno
42
Jl. Jurusan Palopo. Rantepao
20
Wisma Tanabua
22
Jl. Diponegoro No. 43. Rantepao
21
Wisma Irama
21
Jl. Abdul Gani. Rantepao
22
Wisma Monton
19
Jl. Abdul Gani. Rantepao
23
Wisma Maria I
17
Jl. Dr. Sam Ratulangi, Rantepao
24
Wisma Surya
17
Jl. Monginsidi. Rantepao
25
Wisma Monika
16
Jl. Dr. Sam Ratulangi 36, Rantepao
26
Wisma Imanuel
13
Jl. Monginsidi no.16, Rantepao
27
Wisma Malita
13
Jl. Frans Karangan no.110, Rantepao
28
Wisma Fios
12
Jl. Abdul Gani no. 1D, Rantepao
29
Wisma Pola
11
Jl. Pembangunan No. 27 Rantepao
30
Wisma Toraja Palma
10
Jl. Poros Palopo. Rantepao
31
Wisma The Bass
6
Jl. Mangadil No. 16. Rantepao
32
Tagari Homestay
6
Jl. Tagari No. 23 Rantepao
Sumber: Data PHRI



B.      Destinasi
Daya tarik wisata merupakan daya tarik yang menarik wisatawan untuk berkunjung ke daerah tujuan wisata. Daya tarik wisata di bagi menjadi tiga yaitu daya taik wisata budaya, alam, dan buatan.
Kabupaten Toraja Utara telah menetapkan 60 titik lokasi tujuan wisata sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Toraja Utara. Setiap titik tujuan objek wisatatersebut masing-masing memiliki beberapa daya tarik.Klasifikasi objek wisata di Kabupaten Toraja Utara adalah sebagai berikut;

v  Objek Wisata Budaya:  (Sumber dinas Pariwisata Kabupaten Toraja Utara, Tahun 2011)
§  Tongkonan : Rumah / Perkampungan Tradisional Toraja
§  Rante : Lapangan Tempat Upacara Pemakaman
§  Simbuang : Batu Tempat Penambatan Kerbau di Rante
§  Liang Lo’ko’ : Kuburan Dalam Goa Alam
§  Liang Erong : Kuburan Kuno Dalam Kayu Dekoratif
§  Liang Paa : Kuburan Batu Pahat
§  Patane : Kuburan Berbentuk Bangunan Rumah
§  Liang Pia/Passiliran : Kuburan Bayi Pada Pohon Yang tumbuh
§  Tau-Tau : Patung Orang Meninggal di Pekuburan
§  Perajin Tenun dan Pahat
§  Museum

Daftar Daya Tarik Wisata di Kabupaten Toraja Utara
No
Nama Obyek
Daya Tarik Wisata Utama
1
Londa
a.        Liang Lo’ko’
b.        Erong
c.        Tau-tau
d.        Kuburan Tergantung
e.        Tongkonan
2
Ke’te’ Kesu
a.        Erong
b.        Patane
c.        Kuburan Tergantung
d.        Pengrajin / Ukiran
e.        Museum
f.         Simbuang
g.        Tongkonan dan Persawahan
3
Penanian Nanggala
a.        Ranted an Simbuang
b.        Patane dan Kelelawar
4
Palawa’
a.        Tongkonan
b.        Pengrajin Tenun Tradisional
5
To’ Barana
a.        Pusat Pertenunan Tradisional
b.        Panorama Tepi sungai
c.        Tongkonan
6
Siguntu’
a.        Panorama
b.        Tongkonan
7
Marante
a.        Liang Paa’
b.        Erong
c.        Tau-tau
d.        Patane
e.        Tau-tau dari Batu
8
Patane Pongmangsaka
a.        Rante
b.        Simbuang (Menhir)
9
Bori’ Kalimbuang
a.        Liang Paa’
b.        Panorama Indah
10
Pana’
a.        Resort Penginapan
11
Batutumonga’
a.        Liang Paa
b.        Tongkonan
12
Loko’ mata
a.        Patane
13
Buntu Pune
a.        Rante
b.        Simbuang
c.        Arena Adu Kerbau
14
Rante Karassik
a.        Kuburan Tergantung
a.        Kuburan Marimbunna (Mitos) Panorama
b.        Kolam Alam (Tirta)
15
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
Pala’ Tokke
Tiroallo Sesean Ula’
Singki’ Tambolang
Buntu Barana’
Matakanan
Tanete
Pongtimban
Benteng Batu
Mamullu’
Bate Bambalu
Galugu Dua
Tongkonan Unnoni
Lombok Parinding
Ta’pan Langkan
Ranteallo
Ba’kan Ulu
Padamaran
Wisata Agro Ringgalo
Tunuan
Nanggala
Randan Batu
Pasar Hewan Bolu
Lingka Saile belo Raya
Rantewai
Kollo-kollo
Rante Tendan
Tondon
To’tarra’
Bunian Bulawan
Bunian Bulawan
To’ Doyan
Buntu Tondon
Museum Landorundum
Maruang (Buntu Rongko)
Kolam Alam Limbong
Batukianak
Panorama Alam Ko’lan Go’yang
Ballo Pasange’
Massayo
Museum Miniatur Ne’ Gandeng
Dende’
Buntu Susan
Tambolang
Tongka’
Rante Kandeapi
Alla’ Taluntun

a.        Liang Paa
b.        Benteng Pertahanan
c.        Liang Lo’ko’
d.        Panorama
e.        Sumber Air Panas
f.         Tongkonan
g.        Erong
h.        Liang paa
i.         Benteng pertahanan pahlawan pongtiku
j.         Panorama
k.        Benteng pertahanan
l.         Museum mini
m.      Tongkonan
n.        Pertenunan tradisional
o.        Pertenunan Tradisional
p.        Liang Lo’ko
q.        Erong
r.         Liang Paa
s.        Tongkonan
t.         Tongkonan
u.        Panorama & Kolam Alam (Tirta)
v.        Perkebunan Kopi Arabika & Pemrosesan Kopi
w.      Hutan Wisata & Panorama
x.        Agro
y.        Liang Lo’ko’
z.        Hutan Wisata & Panorama
aa.     Kerajinan Besi
bb.     Pasar Hewan (Kerbau & Babi)
cc.     Wisata Agro
dd.     Banua Tongkonan
ee.     Banua Tongkonan
ff.       Banua Tongkonan
gg.     Rante Tongkonan
hh.     Liang Paa
ii.       Erong
jj.       Gua Alam
kk.     Tempat Perkebunan
ll.       Liang Paa
mm. Banua Tongkonan
nn.     Liang Paa
oo.     Liang Paa
pp.     Banua Tongkonan / Museum
a.        Banua Tongkonan
·         Kolam Alam
·         Budaya
·         Pemandangan Alam
·         Permandian Alam
·         Kuburan Tua / Erong
·         Menhir
·         Tongkonan
·         Panorama Alam
·         Air Terjun
·         Pohon Keramat
·         Tongkonan
·         Batu Keramat
·         Museum
·         Mummi
·         Trekking
·         Pemandangan Alam
·         Kuburan Alam
·         Tongkonan
·         Gua Alam
·         Sumur Alam
·         Tongkonan
·         Rante
·         Kuburan Bayi
·         Panorama
·         Gua Benteng
·         Patung dan Kuburan
·         Menhir
·         Tongkonan
·         Kuburan
·         Gua Alam

v  Daya Tarik Wisata Budaya
§  Bori’ Kalimbuang
Bori’ Kalimbuang terletak sekitar 5km sebelah utara Rantepao di kecamatan Sesean. Kuburan Batu/Liang dan “rante” (lapangan khusus untuk ritus kematian “rambu solo”) dimana “simbuang” (Menhir-Menhir/ batu megalitik) menjadi tempat dilaksanakannya ritual adat. Dapat diakses dengan angkot Rantepao-Bori atau sepeda motordengan berjalan kaki atau dengan menggunakan sepeda motor.



§  Lombok Parinding
Lombok Parinding terletak sekitar 7km di sebelah utara Rantepao. Lombok Parinding merupakan salah satu cagar budaya yang memiliki erong dengan keunikan tersendiri. Lombok Parinding pertama kali dihuni oleh Tomangli Bongga Tonapo, Cucu dari Datu Banua. Lombok Parinding diperkirakan telah berumur 700 tahun.





§  Kopi Toraja
Arabika dan Robusta merupakan dua varietas kopi yang banyak ditanam oleh petani kopi di Toraja. Letak geografis dan unsur hara yang terandung dalam tanah pada lahan pertanian di Toraja sangat ideal untuk menanam kopi. Terbukti dengan Kopi Toraja yang dikenal luas sebagai kopi terbaik di dunia. Perkebunan Toarco Jaya, yang berlokasi di Pedamaran, Desa Bokin, Kecamatan Rantebua, merupakan perusahaan yang sejak 1976 telah mengembangkan produksi kopi Arabika dari Toraja untuk keperluan ekspor. Areal perkebunan dan proses pengolahan kopi di perusahaan ini menjadi salah satu daya tarik yang saying untuk dilewatkan, terutama untuk pecinta kopi.


§  Pa’piong Burak
Pa’piong Burak merupakan campuran burak (batang pisang muda) yang diiris tipis, daging ayam kampong, Lombok dan bumbu special lainnya yang kemudian dimasak didalam wadah bambu. Masakan ini digemari masyrakat Toraja dan dapat dijumpai dibeberapa rumah makan tradisional dan restoran. Namun karena pembuatannya membutuhkan waktu yang lama, disarankan untuk memesannya beberapa jam sebelumnya

§  Deppa Tori’
Kue khas Toraja yang hampir selalu ada disetiap upacara adat. Tori’ dibuat dari campuran beras ketan, gula merah, dan biji wijen kemudian dibentuk wajik. Karena Khas Toraja, Kue Tori’ sering dijadikan sebagai oleh-oleh. Mudah didapatkan di pusat oleh-oleh atau dipusat oleh-oleh atau di pusat perbelanjaan





§  Ballo’
Ballo’ adalah minuman yang berasal dari pohon palem (nira dalam bahasa lokal) yang biasanya disajikan didalam bambu, yang diproduksi rumahan minuman ini mengandung sedikit alkohol. Minuman ini di ekstraksi dan diambil dari bunga pohon palem dengan cara mengikat derijen di pohon tersebut. Cairan putih yang diambil biasanya sangat manis dan tidak beralkohol sebelum di fermentasikan.
Terdapat dua rasa untuk minuman ini yaitu Manis dan Asam tergantung bagaimana proses fermentasi dan kualitas pohon sendiri. Minuman tradisional ini biasanya disajikan saat upacara-upacara (Rambu Solo dan Rambu Tuka) dimana setiap angota keluarga berkumpul, masyarakat percaya minuman ini dapat menjaga tubuh tetap hangat, menambah energi, dan memperpanjang usia. Meskipun minuman tradisional ini alami dan mengandung sedikit alkohol namun memiliki persentase yang berbeda-beda, maka sangat disarankan untuk meminum dalam jumlah secukupnya.

§  Pagellu
Adalah tari tradisional yang menjadi symbol bagi orang Toraja untuk upacara penyambutan bagi para pahlawan yang kembali dari perang, tari ini biasanya ditampilkan oleh remaja perempuan dimana tariannya mengikuti irama music drum yang dimainkan oleh empat remaja laki-laki, penari (ma’toding) menggunakan pakaian tradisional dengan berbagai warna dan aksesoris yang terbuat dari emas dan perak, mereka menari dengan cara menggerakkan tangan mereka seolah-olah kepakan sayap burung diudara mengitari lembah-lembah dan gunung, yang mem-visualisasikan alam negeri Toraja. Namun sekarang tarian ini sering ditampilkan pada saat upacara seperti pernikahan, perayaan panen, dan penerimaan tamu.

§  Pa’pompang (musik Bambu)
Seperti halnya masyarakat Sunda di Jawa Barat yang bangga dengan musik angklung, Orang Toraja di Sulawesi Selatan pun pasti bangga karena memiliki musik bambu. Di Tana Toraja, penduduk setempat menyebutnya dengan Pa`pompang atau Pa`bas karena suara bas yang lebih dominan terdengar. 
Berbeda dengan angklung, musik bambu Toraja merupakan jenis alat musik yang ditiup untuk mengeluarkan bunyi yang memiliki jangkauan nada dua setengah oktaf tangga nada. Meski termasuk alat musik tradisional, tetapi alat musik bambu ini bisa juga dikolaborasikan dengan alat musik modern lain seperti terompet, saksofon, organ, atau piano saat mengiringi lagu.
Satu kelompok Pa`pompang biasanya terdiri dari 25 atau 35 orang, termasuk peniup suling. Alat musik ini bisa dimainkan oleh semua orang, mulai dari anak kecil sampai orang dewasa. Selain dipergunakan sebagai musik pengiring dalam kebaktian di gereja, Pa`pompang sering juga dipentaskan dalam acara-acarakhusus komunitas Toraja di berbagai daerah, seperti acara-acara pernikahan.Meski terlihat sederhana, tapi karena proses pembuatannya yang cukup sulit membuat alat musik bambu ini tergolong mahal. Satu set musik bambu Toraja yang terdiri dari 35 unit dijual dengan harga dua juta rupiah. 



v  Daya Tarik Wisata Alam
§  Rafting
Lokasi Arung Jeram sekitar 11km dari Rantepao, Tepatnya diKecamatan Denpina. Wisata arung jeram ini dikelola oleh sebuah grup biro perjalanan professional. Sebelum mencapai titik awal arung jeram, anda akan terlebih dahulu berjalan melewati hutan dan perkampungan tradisional sebelum akhirnya memulai 3 jam petualangan arung jeram yang tak terlupakan.

§  Batutumonga

Batutumonga merupakan daerah dengan pemandangan yang spektakuler yang terletak di lereng gunung Sesean. Terletak sekitar 24km di sebelah utara  Rantepao, Batutumonga dapat diakses dengan menggunakan mobil atau motor. Dari ketinggian desa Batutumonga, kita dapat menikmati pemandangan yang indah terutama pada musim panen di bulan Maret-April. Terdapat beberapa penginapan dan cafĂ© utuk pengunjung yang ingin lebih lama menikmati suasana desa Batutumonga.

Share:

House of Culture

Mengangkat tentang wisata budaya yang ada di Toraja Utara dengan dasar studi literatur

Cari Blog Ini

Total Tayangan Halaman

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Wikipedia

Hasil penelusuran

Tugas kelompok Pandu Dwi Utomo dan Maulana Abas